- Home>
- hologram
Posted by : (FADJIHAN) hyoudou isse
Sabtu, 26 Maret 2016
hologram
Sekali lagi, ternyata banyak sekali
penemuan teknologi yang terinspirasi oleh film. Dan lagi-lagi, salah
satu dari sekian banyak film penginspirasi tersebut adalah Iron Man.
Seperti pada gambar di atas, terlihat bahwa tokoh Tony Stark, sedang
berinteraksi dengan komputer yang dia jadikan asisten pribadi,
menggunakan teknologi yang kita sebut hologram. Terdapat dua jenis
hologram pada film Iron Man, yaitu hologram dua dan tiga dimensi.
Hologram dua dimensi atau yang kita kenal sebagai 2D, berfungsi sebagai
interface tokoh Tony Stark dan komputer asisten pribadinya, Jarvis.
Sedangkan hologram 3D digunakan untuk menampilkan detail konsep baju
tempur Iron Man.
Teknologi hologram merupakan salah satu
teknologi hasil rekayasa optik. Teknologi ini sebenarnya sudah
dikembangkan sejak akhir tahun 1940 an oleh fisikawan Hungaria bernama
Dennis Gabor. Dennis memperoleh nobel fisika tahun 1971 atas karyanya
dalam penemuan dan pengembangan pada metode holografi. Dennis secara
tidak sengaja menemukan teknik holografi ini dalam usaha penelitiannya
mengenai pengembangan mikroskop elektron. Oleh karena itu, teknik
holografi Dennis menggunakan sebuah metode yang dinamakan electron
holography. Pengembangan teknik holografi ini tidak berkembang sampai
tahun 1962. Pada tahun tersebut, seorang ilmuwan Uni Soviet, Yuri
Denisyuk, mengembangkan sebuah sistem laser yang dapat “merekam” objek
secara tiga dimensi. Teknik holografi yang ditemukan Yuri dan tim diberi
nama transmission hologram. Sinar laser dikenakan pada objek dan
diteruskan ke lapisan hologram. Gambar rekonstruksi ditampilkan pada
sisi lainnya dari lapisan hologram tersebut. Teknik holografi Yuri
menggunakan campuran emulsi dari Perak–Halida sebagai medium perekaman.
Pada perkembangan selanjutnya, teknik transmission hologram mengalami
kemajuan yaitu ditemukannya teknik holografi lain yang biasa disebut
rainbow hologram. Rainbow hologram ditemukan oleh Dr. Stephen Benton
dari MIT pada tahun 1968. Rainbow hologram ini biasa kita temukan dalam
label-label yang bisa menjamin keaslian suatu produk. Rainbow hologram
juga biasa digunakan untuk tujuan keamanan. Kelebihan rainbow hologram
adalah dapat menghasilkan gambar rekonstruksi hanya dengan cahaya putih
yang merupakan cahaya umum di sekitar kita.
Secara umum, hologram dapat dibedakan
menjadi beberapa jenis. Yaitu hologram transmisi dan tipe refleksi.
Untuk tipe transmisi, sudah dijelaskan di atas. Sedangkan hologram tipe
refleksi merupakan hologram yang dapat menggunakan cahaya putih biasa.
Selain itu, gambar konstruksi yang dihasilkan dapat dilihat dengan sisi
yang sama dengan arah datangnya cahaya. Oleh karena itu, disebut
hologram refleksi karena menggunakan prinsip refleksi dalam menghasilkan
gambar hologram.
Cara Kerja
Secara umum, hologram merupakan sebuah
proses penampilan gambar yang terbentuk akibat terbentuknya pola
pencampuran sinar ketika dua sinar laser bertumbuk pada satu permukaan
holograf. Salah satu dari sinar tersebut dinamakan Reference Beam yaitu
sinar yang tidak memantul pada objek, sedangkan sinar yang lain disebut
Object Bea karena memantul dan mengenai objek. Sedangkan untuk
mengetahui prinsip kerja dari masing-masing hologram, simaklah
penjelasan untuk asing-masing tipe hologram di bawah ini.
Transmission Hologram
Transmission Hologram merupakan hologram
yang terbentuk karena pertumbukan Reference Beam dan Object Beam pada
satu permukaan holograf. Pada umumnya, Transmission Hologram memerlukan
sinar seragam seperti sinar laser sebagai sumber cahaya dalam
pembentukan gambar rekonstruksi dari suatu objek.
Terlihat pada gambar di atas, sinar
laser dibagi menjadi dua oleh Beam Splitter. Beam splitter ini merupakan
sebuah kaca yang bersifat setengah cermin dan setengah lensa. Sinar
yang dipisah oleh beam splitter dibagi menjadi dua, yaitu reference beam
dan object beam. Reference beam diarahkan langsung pada permukaan
holograf. Sedangkan sinar yang lain yaitu object beam, diarahkan pada
objek dan dipantulkan menuju permukaan holograf. Percampuran antara
reference beam dan object beam pada permukaan holograf dapat
menghasilkan gambar rekostruksi yang dapat dilihat pada sisi holograf
yang tidak terkena sinar atau sisi yang berlawanan dari permukaan
holograf yang dikenai sinar.
Pada umumnya, transmission hologram
memerlukan sinar yang bersifat quasi-monokromatik seperti sinar laser.
Akan tetapi, terdapat jenis transmission hologram yang bisa menggunakan
sumber cahaya putih atau cahaya sekitar, yang disebut Rainbow Hologram.
Rainbow hologram merupakan perkembangan dari transmission hologram yang
hanya bisa bekerja jika dikenai sinar laser. Rainbow hologram dapat
bekerja meskipun hanya mendapat cahaya biasa atau cahaya putih.
Gambar rekonstruksi yang tercipta pada
rainbow hologram merupakan hasil dari dua proses holografi. Proses
pertama mirip seperti pada transmission hologram sebagai objek dan
hologram yang terbentuk melalui celah horizontal. Untuk lebih jelasnya,
perhatikan gambar berikut.
Gambar di atas merupakan susunan optika
yang digunakan oleh Dr. Stephen Benton untuk menghasilkan efek rainbow
hologram pada tahun 1968. Dari gambar di atas, terlihat bahwa celah
horizontal terletak di depan objek. Celah horizontal ini bertujuan untuk
menghilangkan efek parallax (Efek perbedaan persepsi posisi akibat
perbedaan sudut pandang) secara vertikal. Objek disinari oleh cahaya
laser, kemudian sinar dipantulkan melalui celah sempit menuju lapisan
hologram. Selain itu, lapisan hologram juga dikenai oleh reference beam.
Hal ini persis seperti pada transmission hologram. Perbedaannya hanya
terletak pada penggunaan celah sempit horizontal (Narrow slit). Adanya
celah sempit di depan objek ini membuat pengamat hanya bisa melihat
sebagian kecil dari objek pada suatu sudut pandang. Pengamat dapat
mengamati bagian kecil lainnya dari objek jika merubah sudut pandangnya.
Jika rainbow hologram ini dikenai cahaya putih secara langsung, maka
tiap-tiap sinar dengan panjang gelombang berbeda akan menghasilkan
gambar rekonstruksi pada sudut berbeda. Sehingga keseluruhan objek dapat
dilihat oleh pengamat melalui satu sudut pandang. Jika pengamat
mengubah sudut pandangnya, maka akan terjadi pergeseran panjang
gelombang sinar yang seolah-olah mengubah warna objek menjadi
warna-warna pelangi (penyusun sinar putih). Inilah alasan mengapa teknik
holografi ini disebut rainbow hologram.
Reflection Hologram
Hologram tipe refleksi memiliki
perbedaan dalam menghasilkan gambar rekonstruksi dengan hologram tipe
transmisi. Pada hologram tipe transmisi, sinar referensi dan sinar objek
bertemu pada satu sisi dari permukaan hologram. Sedangkan pada hologram
tipe refleksi ini, sinar referensi dan sinar objek bertemu pada sisi
yang berlawanan dari permukaan hologram. Gambar rekonstruksi yang
dihasilkan akan ditampilkan pada sisi yang bertumbukan dengan sinar
referensi.
Dari gambar di atas, terlihat bahwa arah
sinar referensi dan sinar objek datang secara berlawanan arah dan
bertemu pada dua sisi hologram yang berbeda. Sinar yang digunakan pada
hologram refleksi dapat berupa sinar monokromatik (Laser) maupun cahaya
putih biasa. Gambar rekonstruksi yang dihasilkan oleh hologram refleksi
merupakan pantulan dari percampuran sinar referensi dan sinar objek pada
permukaan hologram. Hologram refleksi juga dapat dibuat multi warna.
Caranya, laser yang digunakan dalam merekam gambar adalah laser tiga
warna seperti merah, hijau, dan biru.
Gambar rekonstruksi yang tercipta pada
hologram refleksi jauh lebih tajam dan berkualitas, bahkan hampir tidak
bisa dibedakan dengan objek aslinya. Misalnya, jika yang dijadikan objek
adalah cermin, maka gambar rekonstruksi yang dihasilkan dapat
memantulkan cahaya. Selain itu, jika objek yang direkam adalah berlian,
maka gambar rekonstruksi yang dihasilkan mempunyai kemampuan untuk
berkilau sama persis seperti berlian yang direkam. Namun sebagai
konsekuensinya, biaya produksi dari hologram refleksi menjadi relatif
lebih mahal.
Perbandingan Antara Hologram Transmisi dan Hologram Refleksi
Perbedaan metode dalam menghasilkan
gambar rekonstruksi antara hologram transmisi dan hologram refleksi
pasti akan menimbulkan keunggulan maupun kekurangan satu dibandingkan
lainnya. Alasan murahnya biaya produksi dan kemudahan metode produksi
menjadikan hologram transmisi lebih disukai untuk tujuan produksi
massal. Hologram pada lisensi resmi adalah contohnya. Namun hologram
transmisi lebih banyak digunakan pada galeri-galeri seni untuk
dipamerkan. Hal ini dikarenakan sifatnya yang mampu menghasilkan gambar
rekonstruksi yang sangat mirip dengan objek aslinya. Sehingga hologram
reflektif dianggap lebih artistik daripada hologram transmisi.
Aplikasi
Hologram digunakan untuk berbagai
tujuan. Dari tujuan keamanan hingga kesenian. Beberapa kegunaan hologram
dijabarkan sebagai berikut:
- Media Penyimpan Data. Teknik holografi dapat digunakan sebagai media penyimpan data. Hal ini dikarenakan sifat holografi itu sendiri yang merekam objek 3D pada lempengan hologram memakai bantuan cahaya monokromatik (laser). Pada awal perkembangannya, media penyimpanan yang menggunakan teknik holografi hanya menghasilkan apa yang biasa kita sebut dengan VCD dengan kapasitas tidak lebih dari 1 GB. Namun hal tersebut sudah membawa kemajuan signifikan dalam dunia media penyimpanan. Hal ini karena sebelumnya hanya menggunakan disket yang kapasitasnya hanya sampai 128 MB maksimal. Namun pada saat ini, teknik holografi mampu membuat media penyimpanan dengan kapasitas yang sangat besar dalam media yang relatif kecil seperti Blu-Ray Disc yang mampu menampilkan video dengan kualitas HD. Bahkan penggunaan material tertentu sebagai material hologram mampu menjadikan kecepatan perekaman hingga mencapai tingkat Gigabit per detik.
- Dynamic Holography. Hologram yang biasa kita jumpai sehari-hari kebanyakan merupakan hologram statis, yaitu hologram yang membutuhkan waktu dalam merekam data dari sinar laser. Namun, akhir-akhir ini para ilmuwan telah berusaha membuat material hologram yang mampu merekam data hampir bersamaan dengan data tersebut ditulis, atau dalam bahasa sederhananya real time hologram. Jika riset ini berhasil, maka akan membawa kemajuan yang signifikan untuk aplikasi hologram, di antaranya untuk image processing maupun optical computing. Hologram 3D pada film Iron Man adalah salah satu contoh dari optical processing. Optical processing merupakan teknologi yang sangat menjanjikan mengingat kecepatan cahaya yang mencapai 300 km/jam, jauh lebih tinggi daripada komputer masa kini yang masih menggunakan electronic computing. Namun, para ilmuwan dan insinyur masih berusaha menemukan material yang sangat bersifat fotorefraktif, sehingga kecepatan dari cahaya dapat dioptimalkan untuk mendukung kecepatan optical computing.
- Hobi. Penggunaan hologram telah memasuki dunia seni. Banyak seniman profesional yang mengembangkan seni hologram. Selain itu, hologram juga banyak diminati masyarakat luas sebagai hobi pribadi. Apalagi pada tahun 2000 di Amerika Serikat, telah banyak tersedia paket-paket untuk membuat hologram yang dijual bebas. Hal ini membuat masyarakat tertarik untuk membuat hologramnya sendiri.
- Interferometry. Sifat hologram yang sangat sensitif terhadap getaran membuat hologram dipilih sebagai alternatif indikator pada alat deteksi getaran. Interferometri merupakan analisa getaran, tegangan, maupun regangan menggunakan prinsip perubahan interferensi cahaya pada hologram. Hal ini menjadikan alat deteksi tersebut menjadi sangat presisi karena menggunakan prinsip interferensi cahaya. Jika pada sistem terjadi getaran yang berlebihan, maka hologram pada interferometer akan menunjukkan gambar rekonstruksi yang berbeda dengan gambar rekonstruksi pada saat sistem stabil. Penggunaan hologram sebagai interferometer ini sudah dipakai pada banyak bidang dalam dunia engineering, di antaranya pengukuran tegangan, regangan dan getaran pada suatu struktur.
- Keamanan. Hologram juga dipakai untuk menjamin keaslian suatu barang seperti uang, kartu identitas, paspor, hingga pencegahan imitasi pada produk-produk ternama. Hologram dipilih sebagai penjamin keaslian karena hologram sangat susah untuk ditiru. Hologram dibuat menggunakan master hologram yang harganya sangat mahal dan sangat sulit untuk diproduksi.
Kekurangan dan Kelebihan
Hologram mempunyai sisi positif dan negatif. Oleh karena itu, diperlukan kebijaksanaan pengguna dalam menggunakan teknologi ini.Kelebihan
- Media autentifikasi yang sangat cepat dan mudah
- Mencegah pemalsuan
- Fleksibel dalam aplikasi
- Media ekspresi maupun seni yang menarik
- Menciptakan media penyimpanan dengan densitas yang besar
- Biaya yang mahal sehingga hanya beberapa brand tertentu yang mempu menggunakannya
- Masih terbuka peluang pemalsuan seperti uang dan paspor palsu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar